Read Hippocampus by Tom Tancin Online

hippocampus

An Island that Shouldn't Exist...A Life He Didn't Know...A Destiny That Can't Be EscapedThere was no turning back. We were going to set into motion a revolution that could either save Atlantis or leave it destroyed in the process.Sixteen-year-old Trey Atlas' known life is a lie. While he was raised in Miami, Trey was actually born in Atlantis. Sent off the legendary islandAn Island that Shouldn't Exist...A Life He Didn't Know...A Destiny That Can't Be EscapedThere was no turning back. We were going to set into motion a revolution that could either save Atlantis or leave it destroyed in the process.Sixteen-year-old Trey Atlas' known life is a lie. While he was raised in Miami, Trey was actually born in Atlantis. Sent off the legendary island as a baby for his own safety, Trey is the only living heir to the Atlantean throne. Whether he likes it or not, Trey has to go back to his birthplace and accept his role as the Ruling Prince and lead the revolution to defeat the Knights of the Abyss. Otherwise, thousands of innocent lives and his true family legacy could be lost forever....

Title : Hippocampus
Author :
Rating :
ISBN : 12053537
Format Type : Kindle Edition
Number of Pages : 189 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Hippocampus Reviews

  • Daniel
    2019-04-23 07:26

    Trey Atlas punya segalanya. Ganteng? Cek. Cowok populer di sekolahnya? Cek. Berambut pirang? Cek. Atlet? Cek. Nilainya A semua? Cek. Pewaris kerajaan? Cek. Trey Atlas enggak likable buat saya. Nyebelin. Terlalu sempurna buat tokoh utama dari fiksi fantasi. Oke, lupakan soal Trey yang mahaganteng itu. Awalnya, saya tertarik sama kovernya yang oranye (versi Indonesia punya kover yang lebih eye-catching menurut saya. Warna dasarnya kuning oranye dengan gambar dua kuda laut di sampulnya. Kudos buat perancang sampulnya). Hum, saya baca-baca blurb-nya. Lumayan menarik. Ada kisah Atlantis-Atlantis yang--entah saya terlalu kuper atau apa--kayaknya jarang diangkat ke fiksi fantasi modern. Btw, saya belinya di pameran buku dengan diskon 20% ;)Lupakan soal diskon-diskonan. Sampai di kosan saya langsung buka halaman pertama. Saya langsung nyengir baca daftar isi. Gimana enggak? Bab pertamanya dikasih subjudul Mnemusunero. Terus, ada yang dikasih subjudul Basilikos Roucha Kai Ena Ektakto Geografikos. Saya cuma bisa, "Hamina-hamina-hamina." Prolognya juga bikin cengiran saya makin lebar lagi. Isinya soal ramalan, hahahaha -_- Ya udah, sih, saya tinggalin aja tuh prolog. Pernah enggak ngerasa pengen nabok tokoh utama dari suatu cerita? Bukan karena dia nggemesin atau bikin geregetan, tapi gara-gara terlalu narsis. Serius. Untuk pertama kalinya, saya baca kisah fikfan. Tokoh utamanya cowok. PoV 1. Dan narsis. Dan si Trey Atlas ini kayaknya spoiled brat yang mahanyebelin. Kayaknya saya sih yang terlalu dramatis. Ya sudahlah. Oh, btw, PoV-nya enggak konsisten. Ada yang pake PoV 1 dan ada yang pake PoV 3. Saya, jujur aja, enggak suka sama novel yang PoV-nya ganti-ganti tidak konsisten. Maksud saya, gini, kalo mau ganti PoV itu ada polanya. Misal dua bab pake PoV 1, dua bab berikutnya pake PoV 3, dua bab berikutnya lagi balik ke PoV 1. Terus, demi kekuatan bulan, saya benci banget sama dialog berbahasa Atlantis. SERIUS. SAYA BENCI. BANGET. Enggak penting gitu. Saya enggak ngerti apa artinya, dan kayaknya Om Tancin (maaf, ya, Om :'() cuma pengen nunjukin kalo dia bisa bahasa Atlantis. Dan kenapa penerjemahnya enggak kasih terjemahin dialog berbahasa Atlantis itu ke bahasa Indonesia hanya Tuhan yang tahu. Ya mbok gini, sih, at least kasih terjemahannya apa itu, atau lebih baik lagi terjemahin aja semuanya ke bahasa Indonesia. Kan ada tuh translation convention. Yah, saya kan bisa bahasa Atlantis mana mungkin saya mudeng?Buat cerita, buat saya sih lumayan oke. Ada beberapa pertanyaan yang tersisa yang sebenarnya cukup buat menjadi alasan kenapa saya harus baca sekuelnya. Cuman, sih, saya enggak ngerti yah ada bagian saat bapaknya si Oaren ini ngajak masuk seorang pengkhianat ke rumahnya saat si Trey lagi ada rumah yang sama? Minta dipentung tuh bapaknya Oaren? Bagian flashback-nya menurut saya lumayan oke dan udah cukup menjawab beberapa pertanyaan yang muncul di benak. Sebenarnya, masih banyak sih yang pengen saya komentarin dari segi cerita, cuma karena saya lupa ngelipet bagian yang pengen saya komentarin, ya sudahlah :vOverall, sebenernya novel ini cukup potensial buat dibaca. Cuman kalo misalnya ada orang nanya ke saya, "Rekomendasiin fikfan soal Atlantis, dong.", saya enggak bakal rekomendasiin Hippocampus ini. Semoga sekuelnya lebih bagus aja deh.

  • Emily
    2019-04-24 12:23

    Won this book on a first reads giveaway! Loved it! Review to come. :)

  • Aya Wijaya
    2019-04-24 13:21

    Menyelesaikan novel ini hanya dalam waktu dua seperempat hari kalau diitung jam mungkin sekitar 10 jam. Entah rekor yang bagus atau bukan, yang jelas seperempat bukunya saya baca sepintas saja. BTW, ini review pertama saya (ga penting lol)Awal ketertarikan saya membaca buku bersampul orange yang tergeletak di meja kerja teman saya tsb (bukunya pinjem hahaha) adalah karena buku ini mengupas tentang Atlantis. Saya mendengar banyak opini seputar pulau ini yang memang katanya hingga saat ini sejatinya masih ada namun (spt juga yg diceritakan dalam novel ini) pulau tsb dilingkupi semacam sihir or teknologi whateve yang bikin orang luar tidak bisa melihat keberadaan mereka. dsb, dsb, dsb... jadi saya beranikan diri buat membajak buku teman saya dan membaca disela-sela ini dan itu (thx a lot, sis)Pertama buka halaman prolog saya langsung dihadapkan pada tragedi romantis nan sweet (eaaa) dari Aerial dan Jedrick kekasihnya, yang (baca sendiri yah...). Saya menyimpulkan diawal, wah asik nih <-- kesan pertama yang begitu menggoda.Pas mulai masuk bab yang menceritakan Trey dengan segala rupa backgroundnya saya cuma angguk-angguk biasa sambil nunggu mana nuansa yang kek di bab prolog tadi. Nggak nongol2 juga. Cuma ada sudut pandang Trey yg sounds narsis.Lalu pas mulai adegan-adegan bersama Kakek Atlas aku mulai makin banyak nanya-nanya dalam hati. Kenapa Trey diselundupin keluar tapi tidak dilatih sejak awal sebagai pemimpin padahal ramalan tsb menyebutkan bahwa pemberontakan dikarenakan ketidakcakapan pemimpin. Dan siapa sih Atlas sampai dia tau segalanya, kenapa dia tidak memberi tahu sedari awal soal Trey, alasan apa dia harus punya ortu asuh dll. Terbersit dipikiran kok ini kaya Harry Potter yang dijaga sama orang yang selama ini dikira aneh ternyata menjaga dia dan dititipin di tantenya karena ikatan darah memungkinkan Harry terlindungi. Tapi hal-hal sejenis tidak muncul di novel Hippocampus. Kemudian siapa Kakek Atlas pun tiba-tiba menjadi ambigu dan menghilang di tengah bab tanpa peran lebih jauh. Muncul dan tahu segalanya soal siapa Trey.Terlalu banyak kebetulanSengaja ditulis tersendiri karena ini poin yang cukup mengganggu saya. 1) Tiba-tiba Trey dikirim dg sihir ke Atlantis oleh kakek Atlas lalu kebetulan ketemunya keluarga baik yang tanpa ba-bi-bu kasih tumpangan dan berbaik hati menolong segala rupa kebutuhannya dan tau siapa Trey lewat kalung (di bawah akan saya jelaskan apaan kalung-kalungan ini) 2) Diserbu Pasukan Kegelapan tapi selamat karena sekonyong-konyong (lama nggak denger kata ini) ketemu prajurit dan itu terjadi 2x 3) nyari peta Atlantis kebetulan kemarinnya habis ada yang menjual peta keren.Trey adalah atlet renang, tapi sekonyong-konyong dia bisa bertarung dengan pedang (nggak mahir memang tapi at least bisa menghalau pasukan kan udah keren banget. Tapi di belakang setelah segala rupa perlawanan dia baru latihan pedang yang selalu dikasih embel-embel "kamu memang berbakat"atau sejenis pertalian darah Atlantis membuat orang tiba-tiba jago segalanya.Kemudian sosok antagonis dalam novel ini menurut saya kurang profil. Cuma ada istilah Pasukan Kegelapan tanpa ada sosok pemimpin yang jelas. Bahkan tokoh Jocasta yang sering ditakuti pun terkesan hanya utusan. Pasukan ini seperti bergerak tanpa sosok pemimpin.Hal-hal membingungkan dan tidak sinkronTrey diceritakan 'diungsikan' keluar Atlantis ketika masih bayi dan pada saat cerita berlangsung, dia berusia 16 tahun. Anehnya, Trey disebut menerima kalung yang merupakan kunci masuknya dia kembali ke Atlantis di mana kalung tsb dibuat oleh seorang penyihir--yang karakternya sendiri agak tidak konstan di awal seolah dia gila harta dan tanpa ba-bi-bu dia rela melindungi negara bahkan mengorbankan nyawa sendiri demi ramalannya padahal dia tahu raja yang menyuruhnya itu cuma tukang tipu yang nggak bakal ngasih dia apa-apa kecuali sengsara--sekitar seribu tahun lalu. Bagaimana bisa? Sayangnya tidak dijelaskan.Kira-kira begitu review dari saya. Mohon maaf jika ada yang nggak sreg sama kata-kata saya yang rada ngaco. Tapi membaca novel ini membuat saya paham apa sekiranya yang harus dipertimbangkan bagi seorang penulis jika ingin membuat nuansa fantasi --> world building yang kuat dan sinkronisasi.:)

  • Michael
    2019-04-19 11:34

    Spectacular, adventurous and magical is what sums up this awesome book. I am so happy that I got the chance to read this book before it comes out in April. Hippocampus really takes you on an adventure that you don't want to leave once the book ends. As you read you learn about Trey Atlas and what happens to him thoughout his journey. You get to learn all about the lost city of Atlantis and all the wonders it has to hold. The one negative about this book was that I wish it was longer. I wanted to learn more about Atlantis and the future that Trey has to face. I really can not wait to read the next book in the series. In my honest opinion this book reminded me of a combination of Harry Potter, Percy Jackson and Eragon. Hippocampus has practically everything. It has sword fights, good vs. evil, sorcerers, and the Atlantean language. It really was like reading a combination of all my favorite books. Tom Tancin is really an awesome writer who came up with such a great idea for a book. His writing style really fits into this young adult genre and the world that he has created is just fantastic. I feel like I want to go visit the island of Atlantis and from all his descriptions it feels like Tom has acutally been there himself. All of the characters throughout Hippocampus are really well thought out and defined as people with very different personalities. I loved all the depth each character brought to this book. I can't wait to read the next book to go back to Atlantis to visit the beautiful island and see what all the awesome characters are doing. =]

  • ade_reads
    2019-04-20 11:23

    Hmm... hehehe... gimana ya, jadi bingung mau menulis apa. Tapi kalau ditanya satu kata untuk buku ini, walau bukan bergenre komedi, jawaban aku adalah: "Menghibur"!Jadi begini, ada seorang cowok, Trey namanya. Trey ini digambarkan sebagai tokoh yang sempurna. Iya benar, benar-benar sempurna. Tampan, punya badan yang bagus karena dia juga seorang atlet sekolah, cerdas, memiliki banyak teman dan sahabat yang selalu mendukung dan menemaninya, dikagumi cewek-cewek (cewek seperti apapun yang dia mau, kalau memang dia mau, dia pasti bisa mendapatkannya), anak tunggal dari sebuah keluarga terhormat yang berlimpah harta. Tidak hanya limpahan harta juga yang dimiliki, tetapi limpahan cinta dan kasih sayang dari kedua orangtuanya.Yaps, selanjutnya setelah aku membaca bagian-bagian tersebut ternyata dugaan aku tidak meleset. Kalau kemudian, kehidupan Trey akan berubah, dan memang benar-benar berubah 180 derajat. Berawal dari sebuah kejadian di kolam renang di sekolahnya, kejadian apa ya? Mau tahu? Saya gak mau spoiler ah... hehe... Lalu diikuti dengan terbongkarnya sebuah rahasia tentang siapa diri Trey yang sebenarnya. Saat membaca bagian ini, sempat gak mau lanjut baca, sambil berpikir dan menduga-duga, memang Trey siapa ya? bukannya sudah jelas siapa itu Trey, seperti yang dijelaskan di bab sebelumnya. Ah mungkin dia anak adopsi, aku sempat berpikir seperti itu. Dan, hahahahaa.... lagi-lagi dugaan aku benar. Jadi gak kaget ketika baca bagian saat orangtua Trey menyampaikan hal itu. Eh tapi, tetap aja kaget sih, hahaha... gimana sih ini... yang bikin aku kagetnya itu adalah, kalau Trey bukan anak adopsi biasa. Dia bukan seperti cerita anak adopsi di sinetron-sinetron Anakku Bukan Anakku, Aku Bukan Anakmu, Anak yang Tertukar, Anak Pungut atau judul-judul lainnya, hehehh... :P. Lalu, siapa sih Trey? Oke, Trey adalah..... jreng... jreng... Trey adalah:1. anak yang dititipkan seorang penyair dari Atlantis kepada pasangan yang kemudian menjadi orangtua angkat Trey tersebut. Sebagai imbalannya, sang penyihir mengucapkan sebuah mantra agar pasangan tersebut memiliki kehidupan yang sempurna dan harta yang berlimpah.2. calon raja Atlantis berikutnyaAtlantis? Iyaa, Atlantis. Pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus dan Critias itu, yang umunya saat ini pulau tersebut dianggap sebagai mitos.Nah, dengan sebuah kekuatan... *Hadududu... hahahaa...* pergilah Trey ke pulau kelahirannya itu, karena menurut informasi yang dia dapat langsung, yang dia peroleh melalui bandul kalung dan air. Dua benda itu apa kaitannya? harus dibaca deh... sekali lagi, aku gak mau spoiler :P. Saat itu sedang terjadi kekacauan pemerintahan di Atlantis, sebagai seorang pangeran dan calon raja, disaat seperti itu Trey sangat dibutuhkan oleh para rakyatnya. Iya, betul... dibuku ini diceritakan kalau Atlantis masih ada, dan karena suatu alasan, Atlantis disihir agar orang-orang luar Atlantis tidak mengetahui keberadaan pulau tersebut.Sudah bisa ditebak juga endingnya seperti apa, bukan? hehe... Secara keseluruhan, tidak ada hal yang mengesankan dari cerita ini, ada banyak bagian yang menurut aku hal-hal tersebut dipaksa untuk saling berkaitan dan mau tidak mau pembaca harus menerimanya walau sebagai pembaca kita tahu itu sangat tidak mungkin atau paling tidak pada peristiwa yang sama dalam kenyataannya tidaklah semudah yang dituliskan oleh penulis, endingnya sangat biasa seolah secara sengaja untuk segera diakhiri dengan buru-buru. Entah untuk bagian akhir yang aku tuliskan itu, apakah memang disengaja demikian, mengingat buku ini adalah buku pertama dari sebuah seri. Oke, aku memang hanya memberikan buku ini satu bintang saja, bukan berarti buku ini jelek lho... kalau berkesempatan mendapatkan buku-buku lanjutannya aku sangat ingin membacanya, karena masih berharap lanjutannya akan lebih sesuai dengan ekspektasi aku.Satu pelajaran yang bisa diambil dari buku ini adalah, jangan takut untuk bermimpi karena bukan tidak mungkin dari seseorang yang pada awalnya bukan siapa-siapa kemudian akan menjadi seorang yang memiliki kekuasaan, dalam artian yang positip yaa ;)

  • Fany Ysf
    2019-03-30 10:21

    Trey Atlas seems too perfect for a main character. i mean, this is such a ridiculous thing, boring, and so predictable even you can tell the whole story at the very beginning. while reading the synopsis i thought it's gonna be a scientific-historical-smart-atlantis-novel but it was.................. cringy, the whole thing. the only thing that i don't hate from this book (it doesn't mean i like it) is the cover.

  • Julie
    2019-04-08 10:27

    This review may contain spoilersThis was given to me in ebook form from Confessions of a Bookaholic for reviewSummary: The Knights of the Abyss wage war on Atlantis. Sixteen year old Trey Atlas is the only one that can stop them from destroying all that Atlantis stands for and, as a result, erasing his own mysterious past.Atlantis exists. Of course, you don’t know this because it’s hidden from our world. Eleven thousand years ago, the Greeks and Egyptians attacked Atlantis. In order to protect the island, Aruc, a sorcerer, created an illusion of the island sinking and then put a barrier in place to prevent outsiders from seeing or gaining access to Atlantis. But Aruc knew that the isolated island was not safe forever. In fact, he cast the very prophecy that predicted the bleak future of the island. His prophecy became known as Profiteia ek Espanastasi.From Blood of Evil and Blood of TrueA Boy is Born and this Prophecy DueFor When the Abyss Rises to Make It’s MarkThe Saviour is the Boy wit Royal Blood Half DarkThe sorcerer then designed a plan that would ensure the survival of the island he loved. For thousands of years, Atlantis continued in Peace and prosperity with no need for the plan.Sixteen years ago, the Prince foreseen in Aruc’s prophecy was born. Familiar with the prophecy, and knowing that one day the boy would be needed to save Atlantis, the royal family sent the baby off to ensure his safety in the world outside Atlantis. Eleven thousand years after it was created, Aruc’s plan was finally put in motion.The Atlantis Revolution begins….I was worried that I wouldn’t like this book, I didn’t like it, I REALLY LOVED IT, I would give this book 4.5/5,I am not a big lover of mythological books but this went beyond basic mythology, The story starts in Atlantis, with Aerian who is a sorceress, she helps guide you to Trey our hero in the story, which brings you to the present day, The detail in the descriptions of the characters were fab, as I said Trey is our hero, he didn’t really have a love interest in this one, but as this is aimed at the YA, that is not a bad thing, Aerian(the sorceress) calls to Trey to get him to help her and then explains to him how and why he is now in Atlantis and then she helps Trey to overtake the rebellion, Ries is the soldier who stands by Trey in his hour of need and helps him in his quest, he is almost like a father figure to Trey, I know Trey is the hero but I seriously do believe that Ries has his own story to tell, maybe a lost love? Trey finds a new friend in Oaren, a boy just a little younger than himself but wise in the world of Atlantis, he helps him to become what he should be.The language what can I say about that WOW, just wow, love that it was based on the Greek language especially when you read why Atlantis disappeared. This book is a full on adventure, I was on the edge of my seat from start to finish, I could not put it down, I am a woman reaching the age of mmmm 40 and I enjoyed it, I love a good romance and this was a break from the norm for me but I would gladly take another break. I felt like I had been transported to Atlantis, I was there in the story, fighting for the people’s rights, right along side Trey and his team, I love when a book can do that, I am really looking forward to part two.

  • Leri
    2019-03-31 08:16

    Fiuh, butuh waktu setidaknya banyak waktu untuk menyelesaikan buku ini. Tapi lumayan sih buat isi isi waktu di liburan sekolah *riang gembira*Jadi...Tokoh ini adalah Trey Atlas, atlit renang. Dia diberi sebuah kalung oleh kakek Atlas yang bisa disebut sebagai 'jimat'. Sayangnya kalung itu malah membawanya ke Atlantis. Ke sebuah pulau yang dikatakan sudah lenyap.Nah, kalau menurutku, buku ini kayak kumpulan skenario untuk shooting film :/ Maksudku, tidak berisi. Ga bikin geregetan. Gak ada adegan perang yang menegangkan (seolah Trey Atlas terus diberkahi dan terus dibiarkan menang oleh si penulis)Trey juga tidak memiliki karakter khas sendiri. Selain cakep, jago renang, anak yang selalu dipandang keren atau sebagainya, dia tidak punya ciri khas. Tidak ada paragraf yang menjelaskan perasaan Trey saat di Atlantis (ada, hanya saja tidak membuatku geregetan).Dialognya pun hampa. Berkisar seperti dialog drama yang kosong dan bikin aku kesel sendiri.Juga dengan sikapnya yang bener2 gak 'pangeran'. Dia kan isini adalah pangeran Atlantis, tapi dia ga berperan aktif dengan statusnya. Yang aktif malah teman-temannya, bukan dirinya yang keras kepala terus terussa untuk membebaskan Aerial.3 Bintang :0

  • WhyNN ~
    2019-03-30 08:34

    mmmm...okaysinopsis tak sebanding dengan isinya.awal... lumayantengah... kok?akhir... what the?!?sebenarnya buku ini aku kira stand alone tapi ternyata bukan. :Pdiawal, cerita ini menjanjikan....tapi mudah ditebak..pada awalnya lho ya...kemudian setelah peristiwa yang mengubah nasibnya...ehm...saya jadi berpikir sebenarnya ini ceritanya tentang apa??? lost in words.oh...ramalan... setelah berkutat selama sehari dengan buku ini buat saya, buku ini seperti kehilangan arah dalam bercerita, emosi yang terjadi sama sekali tidak bisa membawa pembaca untuk larut didalamnya, ketika dia mengetahui siapa dia sebenarnya, saat dia bertemu dengan orang tuanya, saya sama sekali nggak merasakan hal yang mungkin penulis rasakan. dan pelajaran sejarah itu....APA PENTINGNYA!!! mana panjang lagi.dan hal yang bikin konyol adalah instant love yang ada. ngakak habis.....di awal dia bisa bilang gitu....di akhir dia merasakan itu....tapi???...entahlah...mungkin itu ada maksudnya sendiri...tapi entahlah....

  • Felita Hardigaloeh
    2019-04-15 08:42

    baca buku ini kerasa seperti makan buah yg belum matangTrey, cowok enam belas tahun dibesarkan dg baik ama keluarga angkatnya, tanpa pernah tahu bahwa dia adalah keturunan yg terakhir dari kerajaan AtlantisAtlantis....tema yg jarang, paling udah baca versi adult-nya dari Gena ShowalterCeritanya bagus sih, tentang pergolakan yg dialami Trey. Gimana ngga ? Hidupnya tenang2 aja ampe dia mendapat penglihatan seorang perempuan muda yg minta tolong. Pas Trey berusaha nolongin, eh, dia masuk ke dunia asing dan parahnya, semua orang di situ memperlakukan dia sbg juru selamat. Dan Trey harus beradaptasi cepat sebelum pihak musuh menemukan dan membunuhnyaKonflik yg sama sering terjadi di cerita YA......sayangnya, di mataku semua cerita ini mengalir cepat. ada yang kurang tepat di cara penulisannya. jadi ya...tadi....seperti makan buah yg belum matangsayang sekalikekurangan yg sama terjadi di cerita Chambers-Sarah Gerdes

  • Lee
    2019-03-25 08:37

    infuriating! I can't finish this book because it drive me insane!*spoiler*I mean he got the looks, money, brain, status, and everything (you name it). and he's a prince from an almost ruined kingdom! and he acted like a snob 4 y.o. who throw temper tantrum whenever his parents refuse to buy him toys. he was the reason his helper being killed and he acted like it wasn't his fault. said he didn't ask for their help, and he was there only to save the magician girl- he barely knew- who asked for help. he didn't care about whatsoever other than her safety. and the fact that he couldn't do anything other than swimming (which getting him nowhere) and ruining things. the top of that, he didn't even said sorry for being the caused of his new friend parents death. that's how I stop reading & put down the book. too many negative emotions from it.

  • Nunik Kartikarini
    2019-04-12 13:43

    Tokoh utamanya, Trey, terlalu sempurna.Seperti tidak punya cacat.Bahkan emosinya seperti datar-datar saja. Kalau dibandingkan dengan Jason Grace dari serial Percy Jackson, Trey lebih sempurna, tapi malah jadi tidak menarik sama sekali.Jalan ceritanya pun membosankan habis, bisa ditebak kelanjutannya dan bagaimana akhirnya.No twist, no thrill, no adventureSepertinya pengarang buku ini ingin memasukkan premis "anak yang hilang menyelamatkan kerajaan" ke dalam dunia masa kini, tapi gagal.Alur: datarDialog : lemah, membosankanPengembangan karakter : lemahBuku ini bisa tamat dibaca dalam sejam dan terlupakan kemudianAgak menyesal beli karena tergiur oleh covernya :(

  • Dwi Setianto
    2019-04-07 06:37

    Ckckck, ga heran banyak teman yang ngasih rate <= 3.Tokoh utama memang terlalu perfek: tampan, atletis, tajir, dan nilai di rapornya A semua, tapi suka mengencani banyak gadis di sekolah hanya untuk bersenang-senang. Ternyata dia si Anak Ramalan, penerus penguasa Atlantis. Bisakah dia jadi lebih sempurna?Eh, dugaanku benar. Dia juga mempunyai darah penyihir!Bab pertama isinya dia pamer -_-Dia diharapkan seluruh rakyat Atlantis untuk membebaskan mereka dari Pasukan Kegelapan dan hampir sepanjang waktu yang dia pikirkan adalah bagaimana dia menyelamatkan si gadis penyihir... -_-

  • Peter
    2019-04-01 13:26

    The concept for this book is very intriguing. It has the makings of a great story. However, it failed to deliver. The characters were flat, one dimensional sketches. The characters failed to act in a realistic manner. The pacing of the story was off. Parts that should have taken more time were often rushed through and there were parts that took more time than needed.The story was fun, but it needs to be polished up more to make this a great book.I received a copy of the book for free through GoodReads First Reads program.

  • Truly
    2019-03-30 10:28

    http://trulyrudiono.blogspot.com/2014...Entah kenapa saya langsung sedikit kecewa saat membaca bagian awal buku ini. Sepertinya para penulis memiliki kesepakatan tidak tertulis bahwa untuk menandakan tokoh utama merupakan sosok pilihan yang mengemban takdir tertentu maka akan akan ada adegan tidur dengan gelisah, mengalami mimpi buruk, berteriak dalam tidur, terjaga dengan tubuh berkeringat. Duhhh ngak ada hal lain apa yah

  • Efi Nuraini
    2019-04-01 12:32

    awalnya aku excited banget sama buku ini, soalnya -setau aku- jarang banget fikfan yang ngambil setting Atlantis.But .. It seems like i put my expectation too high.Ternyata ceritanya dataaar banget -___-. Heroine-nya ga bikin aku terkesan ataupun terpesona. Actionnya gajelas.yah pokoknya i really don't enjoy reading this book.Yaaaah tapi bagaimanapun juga review ini cuma pendapat aku pribadi tentang buku ini. :)

  • Ira Book Lover
    2019-04-13 10:41

    Buku yang aneh. Ceritanya aneh. Gaya bahasanya aneh. Membacanya berasa kayak anak kecil. Kata-katanya pendek dan terlalu jelas.Pahlawannya??? No comment deh. Ini pertama kalinya aku tidak suka pahlawan yang ganteng, pirang dan bermata biru #uppss..Sisi positifnya, covernya lumayan, ide ceritanya bagus. Sayang tidak dieksekusi dengan baik. Jadi, it was OK aj deh.

  • Hobby
    2019-03-27 11:28

    Ok, I don't what happen, I just cannot get 'the feeling' on this stories, just simply plain-flat, while the idea at the beginning really intriguing, but in the middle through the end, well enough said that I'm glad it was over. more about this book, check on my review at here :http://my-fantasy-readings.blogspot.c...

  • Melissa Simmons
    2019-04-24 05:28

    Just finished this book. The idea is fantastic and the plot moves fast but I couldn't connect with the characters and the dialogue felt off to me. However, I will be looking for the next installment to see how things progress. (Full Review TO Follow)

  • Morgan Cahill
    2019-04-10 07:15

    The writer is my science teacher! Haha I would have never found the book if it wasn't so. I can't wait until he does the next one! We are lucky to be in his class because he will release a copy early to us before it is out on shelves.

  • Wahyu Susharyanti
    2019-04-09 09:17

    treyton atlas! if u were my bf hahahahahah lol

  • Daniel
    2019-04-06 11:25

    Finally got the book! I will read it as soon as I have finished my taskS oTL

  • Amy Acosta
    2019-04-24 13:17

    Couldn't get over the prose. It just didn't work for me on so many levels. Might try it later, when I have more time.

  • Dana
    2019-04-17 09:40

    The story is very interesting. There were a few paragraphs formatting errors that should have been fixed with editing, but otherwise it was a fun read.

  • Nauji
    2019-03-30 10:16

    Great Fantasy Novel

  • Hanifah Nuri fahmi
    2019-04-19 11:21

    The Power of Six