Read Cinta Brontosaurus by Raditya Dika Windy Ariestanty Online

cinta-brontosaurus

...Ada satu adegan yang mana gue harus berantem ama orang di depan orang banyak. Gue akting dengan segenap jiwa dan raga. Dengan menyeimbangkan emosi dengan karakter. Dengan masuk ke dalam jiwa sang tokoh. Dengan total. Layaknya Tom Krus minum Irex. Uoh! Setelah selesai shooting, gue tanya ke Mister, salah satu temen yang ada di lokasi syuting. ‘Gimana tadi acting gue pas...Ada satu adegan yang mana gue harus berantem ama orang di depan orang banyak. Gue akting dengan segenap jiwa dan raga. Dengan menyeimbangkan emosi dengan karakter. Dengan masuk ke dalam jiwa sang tokoh. Dengan total. Layaknya Tom Krus minum Irex. Uoh! Setelah selesai shooting, gue tanya ke Mister, salah satu temen yang ada di lokasi syuting. ‘Gimana tadi acting gue pas berantem, keren, ya?’ gue nanya dengan pede. ‘Kayak babi lepas,’ dia jawab santai. Cinta Brontosaurus adalah kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi Raditya Dika, pengarang buku KambingJantan yang bego, tolol, tetapi tetap kontemplatif. 13 kisah di dalamnya adalah pengalaman nyata....

Title : Cinta Brontosaurus
Author :
Rating :
ISBN : 9789797800598
Format Type : Paperback
Number of Pages : 152 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Cinta Brontosaurus Reviews

  • Raditya Dika
    2018-09-22 15:15

    This is my second book. Buy, not borrow!

  • Robbigh Faubendri
    2018-09-09 15:26

    Judul : Cinta BrontosaurusPenulis : Raditya DikaPenerbit : Gagas MediaTahun : 2008Genre : KomediTebal : 160 halaman Kelebihan dari novel ini adalah dari cara penyampaian cerita yang menarik. Yaitu dengan menggunakan istilah sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh para pembaca. Dan menyampaikan cerita yang aslinya tragis menjadi “konyol” yang bisa membuat kita tertawa dan tersenyum ketika membaca novel ini. Selain dari cara penyampaiannya kelebihan dari novel ini ialah isi ceritanya yang menarik, lucu, dan menghibur. Kekurangan dari novel ini mungkin hanya pada kata-kata yang agak vulgar dan tidak disensor, namun tidak menjadi sebuah masalah yang besar karena semua tertutupi dengan cara penyampaian cerita yang menarik. Novel ini berisi 13 pengalaman sang penulis (Radit) yang dikemas jadi satu novel. Yang pasti sesuai dengan judulnya novel ini berisikan cerita-cerita cinta sang penulis yang di kemas menjadi sebuah cerita komedi yang bisa bikin pembaca tertawa terbahak-bahak dengan keluguan, kelucuan, dan kekonyolan Radit. Cerita dalam novel ini adalah pengalaman nyata sang penulis. Yang jelas novel ini layak dijadikan obat penghilang stres. Pasti kamu akan terbahak-bahak bahkan terbengong-bengong menyimak keluguan, kelucuan, dan kekonyolan Radit! Dan jangan lupa temukan juga pengertian Cinta Brontosoaurus dalam buku ini.

  • Lenje
    2018-09-10 15:04

    Though I was once an avid reader of his blog before he published it as his first book, this second one was sent by my sister for "you must miss reading Indonesian novels". Well, all I can say is, this is pure entertainment. A book you read in the toilet, or when you're feeling low and in need of a good laugh. Though not as good as the first one, but at least I finally got the answer why he broke up with his former girlfriend (whom he affectionately called "Kebo").

  • Niana Rina
    2018-09-26 12:05

    good !

  • Dhienna Rachmani
    2018-09-16 13:03

    Judul : Cinta BrontosaurusPenulis : Raditya DikaPenerbit : GagasMediaJumlah halaman : 152 + viiiTahun terbit : tahun 2006 Cinta brontosaurus merupakan buku kumpulan cerita pribadi dari Raditya Dika, pengarang buku bestseller kambing jantan. Seperti buku kambing jantan, buku ini merupakan kumpulan cerita pribadi atau kisah nyata sang penulis yang kocak-kocak. Di dalam buku Cinta Brontosaurus ini semua adalah kisah nyata dari sang penulis mulai dari TK sampai SD. Kelebihan dari novel ini adalah cara penyampaian cerita yang menggunakan istilah sehari–hari sehingga mudah untuk dimengerti oleh para pembaca. Dan juga kejeniusan dari sang penulis dalam menyampaikan cerita dengan cara yang “konyol” yang bisa membuat kita tertawa dan tersenyum ketika membaca novel ini.Kekurangan dari buku ini mungkin hanya pada kata – kata yag bisa dibilang vulgar dan tidak disensor, namun tidak menjadi sebuah masalah yang besar karena semua tertutupi dengan cara penyampaian cerita yang menarik.

  • Ayu
    2018-09-26 17:14

    membaca buku kedua bang radit ini bikin gua tersadar, kalo manusia seabsurd beliau pun ternyata bisa juga galau dan melankolis. even tema bang dika di semua bukunya adalah komedi disini bang radit uda ga sealay jaman kambingjantan, mungkin karena dia uda bertambah dewasa juga kali yah? kambingjantan kan terjadi di masa dia ababil, disaat dia sering memirip-miripkan diri dengan brad pitt layaknya seorang Crayon Shinchan. dalam buku ini ada beberapa cerita dimana bang dika -bagi gua- ingin menunjukkan sisi lain dari diri beliau, beberapa hal menggelikan sekaligus menyentil, seperti ceritanya mengenai kegalauan dirinya setelah putus dari sang pacar, saat dia tak paham kenapa sebab sampai mereka putus dan diibaratkannya dengan kegelapan yang dilihatnya dari jendela bis saat perjalanannya menuju sydney. termasuk masa pacaran SMA-nya dengan seorang gadis yang di akhir ceritanya dia memberikan sebuah pertanyaan buat semuanya "Kenapa orang tidak bisa mencintai seseorang for what he is not for what he should be?"

  • Gie
    2018-09-15 12:04

    Buku dapet minjem. Dua cerita yang saya suka dari buku ini (dan masih nempel, coz cerita lainnya cuma lewat buat ketawa ketiwi aja. lagi juga namanya buku dapet minjem) : saya suka Cinta Brotosaurus dan Di Balik Jendela. Kenapa suka? Karena, di balik cerita-cerita Dika yang konyol, ada sesuatu yang nyentil dan dia tuh bener-bener out of the box. Di samping ahlinya berkonyol-konyol, terkadang Dika tuh (sok) bijak dalam melakoni kehidupan. Yak kayak di cerita "Di Balik Jendela", gegayaan banget dia sok tegar pasca putus dgn bilang : The world will keep moving on, and I will keep standing. ciiih..... eyatapi ada benernya juga,kan hidup mesti berlanjut, gak bisa terus meratapi hidup, and everybody's changing. Be strong then!Yah pokoknya gitu deeh saya suka karyanya bang RD. Kalo mau diambil yang konyol-konyolnya dan ngehibur bisa, tapi buat saya karyanya RD bisa lebih bermakna dari sekadar buat hepi-hepian. That's for me siih... :)

  • Anastasia Cynthia
    2018-09-14 14:11

    gak kalah sama novel-novel kak dika yang laen :D gue ngakak jingkrak bacanya, apalagi yang pas dia nyeritain bokapnya yang maniak kolor itu.astagah. buku yang gue pegang hampir loncat ke kloset *bacanya di kamar mandi say*yang pasti, kalo yang separo miring akibat stress. mending mengonsumi bacaan yang jenis-jenisnya mirip buku kak dika aja. dijamin cheerup kembali.

  • Kana Haya
    2018-08-29 13:28

    this is Raditya Dika's second book after his successful book, Malegoat: Diary of a Stupid Student (Kambing Jantan: Catatan Harian Seorang Pelajar Bodoh).still talks about his funny and weird daily life, Dika's writing is more mature on this book. however, I still love the first one for the comedy. but this book is also worth to read when you are feeling sad or gloomy.

  • Rere Purnama
    2018-09-05 11:19

    kalo anak sd mungkin cinta nya masih bbisa dikatakan cinta monyet,, tapi kalau sudah sma, cinta nya berubah jdi dinosurus,, :D

  • Sylvia03
    2018-09-20 12:29

    not as good as kambingjantan, but i also enjoy this..kinda touchy when the authors spills his feeling over his breakup..yeah *sighs* breakup is never ok...

  • Fathiyah Muinah
    2018-09-21 15:07

    Ada satu adegan yang mengharuskan gue berantem ama orang di depan orang banyak. Gue akting dengan segenam jiwa dan raga.Dengan menyeimbangkan antara emosi dan karakter. Dengan masuk ke jiwa sang tokoh. Dengan total. Layaknya Tom Krus minum Irex. Uoh!"Gimana tadi akting gue pas berantem, keren, ya?" tanya gue pede."Kayak babi lepas," jawab dia santai.~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~Novel pure komedi yang pertama aku baca. Bahasanya kekinian banget. "Elo, Gue". Dan aku suka cara penulis menuangkan karakter di tokoh di dalam cerita. Setiap karakternya kuat dan sangat detail. Menurut Bang Radit sendiri, cerita ini berdasarkan pengalaman pribadinya. Tidak jarang kalau beberapa part memang tidak seolah dibuat-buat.Pas baca paragraf pertama saja, saya sudah terpingkal-pingkal. Alur di dalam novel ini tidak saling berhubungan dan bisa dibilang hanya segelintir cerita yang dimuat dalam satu buku. Penulis sangat pendai dalam memainkan kata jenaka, sehingga pembaca tidak mudah bosan.Meskipun banyak kata tidak baku, tapi penulis konsisten. Tidak hanya itu. Di dalam cerita ini banyak sekali kalimat yang rada 'absurd' tapi justru itu yang menjadi 'punchline'-nya.Aku suka cerita di semua bab-nya. Komedi yang penulis tuangkan sangat fresh dan tidak garing. Di dalam novel ini tidak hanya komedi melulu, tetapi ada bumbu romantisnya, sampai bapernya.

  • Reyhan Ismail
    2018-09-23 10:19

    Isinya semacam curhat yang tentu saja dibalut oleh komedi khas Raditya Dika.Ceritanya dibagi beberapa bab. Diantara semua bab yang paling saya suka itu bab Bakpao raksasa, ceritanya tentang pengalaman yang membuat masa SMP Raditya Dika menjadi suram.Ada satu bab yang menurut saya sedih sih. Judulnya Dibalik Jendela. Ini asli, patah hati terhebat Radit. Sambungan cerita film Kambing Jantan (adegan Radit ciuman dibawah jaket sama Herfiza)

  • Syndi Siahaan
    2018-09-01 13:09

    Lucu..berisi kehidupan sehari-hari yang sering kita alami

  • Silvester Dedy
    2018-09-02 14:20

    is good bool

  • Findy
    2018-09-06 16:26

    Sebuah karya tulis tidak memerlukan ide yang cetar membahana. Hal-hal kecil di sekitar kita dapat dijadikan bahan menulis. Itulah yang berhasil Raditya Dika sajikan dalam novelnya yang berjudul Cinta Brontosaurus ini. Kejadian-kejadian kecil yang dialaminya sehari-hari diolahnya menjadi cerita kocak yang menggelitik saraf tertawa kita. Ia menceritakan pengalaman pribadinya seperti sedang curhat pada para pembacanya. Ada kisah tragis tentang mobil pertamanya yang babak belur akibat gaya mengemudinya, dan diam-diam menyimpan dengki yang akhirnya dibalaskan. Ada juga pengalaman memalukannya semasa sekolah, pengalaman cintanya yang konyol tapi menyedihkan, pengalamannya menderita penyakit aneh, sampai tentang kucing peliharaannya yang jatuh cinta. Kesulitan seseorang untuk melucu atau menulis genre komedi adalah takut leluconnya garing. Namun, Raditya sukses menaklukkan satu kesulitan itu. Dengan bahasanya yang mengalir dan apa adanya, dia berhasil membuat pembaca ngakak guling-guling. Tidak ada unsur paksaan dalam lelucon yang ia lontarkan, sehingga pembaca juga tidak terpaksa untuk tertawa. Gaya bahasanya yang ringan membuat pembaca semakin mudah terbawa suasana yang ia ciptakan. Ada tiga belas cerita pendek yang disajikan, semuanya berhasil membawa gelak tawa para pembaca. Bukunya memang tipis, tetapi satu buku itu sudah sanggup membuat pembaca tertawa terbahak-bahak. Justru karena jumlah halamannya yang tipis ini yang membuat buku ini cocok untuk dibaca kapan saja, di sela-sela waktu luang, untuk menghilangkan penat di kepala. Buku yang sudah difilmkan ini memang memiliki keunikannya sendiri. Walaupun filmnya tidak sama persis dengan isi bukunya, tetapi saya mengerti kenapa Production House ingin mengadaptasikan buku ini menjadi sebuah film. Gaya menulis Raditya yang lugu dan apa adanya ini menjadi sesuatu yang fresh di mata masyarakat, dan tidak lupa, sangat menghibur.

  • Rahmi Susiswanti
    2018-09-16 18:19

    Kisah hidup Raditya Dika yang unik, dimulai dari cinta monyet yaitu cinta semasa masih kecil, dilanjutkan cinta semasa dewasa yang disebut Dika sebagai cinta brontosaurus. Beberapa step kehidupan Dika dia ceritakan di buku ini. Semasa tk, Dikatakan sudah mengagumi seorang perempuan temannya, tetapi dia pernah dibuat malu oleh ulahnya sendiri, karena terlalu PD saat pentas seni di panggung dengan memakai sarung tanpa kolor, sarung lepas, dan akibatnya kemaluannya terlihat penonton, rasanya malu banget dan termasuk pujaan hati melayang karena duduk di barisan penonton, akibatnya semasa dewasa oleh2 dari ayah adalah celana kolor supaya tidak lupa kalau setiap hari harus memakai celana molor. Cinta monyet semasa di SD, mengagumi seorang perempuan teman sekolahnya, karena malu untuk bicara cinta dia ungkapkan lewat surat kaleng, biar keren ditulisnya pakai bahasa Inggris. "Aku memikirkanmu setiap malam" itu yang akan ditulis Dika dalam bahasa Inggris, tetapi yang ditulis adalah I thing of you every .....knight (karena habis nonton knight rider yang dikatakan kira itu tulisan dari night). Bak gayung bersambut surat kaleng tersebut langsung dibalas dan diselipkan di tas, tetapi bukannya balasan cinta melainkan ibarat seorang guru yang membenarkan tulisan siswanya, di surat tersebut dia juga bilang pernah sekolah di luar negeri sekaligus dia mengatakan kalau udah punya pacar. Cerita lain cukup banyak, dari yang kehilangan kuku karena operasi gara2 sok pintar main bola yang ditendang bukan bola melainkan palang besi, derita mobil timor, dan masih banyak lagi yang lain, sampai cerita saat dia tinggal di Australia di homestay, Dikatakan melewati masa menyebalkan karena sering diganggu oleh anak kecil, tetapi gara2 tragedi banana masalah tersebut selesai. Cerita yang menarik, dikemas menarik pula tidak membosankan karena alur ceritanya bolak balik tidak monoton.

  • Wit Wit
    2018-09-03 14:13

    Buku ini diawali dengan pengalaman Raditya memakai mobil Timor-nya. Dimana ketika dia mengalami hal-hal yang menakjubkan ketika memakai mobil tersebut. Mobil tersebut kadang bisa mogok sendiri di saat yang diperlukan. Juga ketika Radit membawa Nyokapnya maka Nyokapnya bisa histeris sendiri karena melihat gaya Radit mengendarai mobil Timor tersebut.Juga ada pengalaman lucu saat sarug Radit kedodoran ketika dia sedang lomba menari sehingga cewe yang ditaksirnya kabur dan tidak mau bertemu dia lagi. Radit juga menjelaskan mengenai Cinta Brontosaurus dimana dia berpendapat bahwa ketika dewasa harusnya kita juga masih bisa mengalami cinta-cinta monyet yang dirasakan saat dulu masih SD sehingga ketika dewasa sekarang harusnya namanya bukan Cinta Monyet lagi namun Cinta Brontosaurus.Radit di bab selanjutnya juga menceritakan tentang kisah cintanya dalam bab yang berjudul "Venus". Dimana dia sempat jadian dengan Katie namun akhirnya putus karena mereka tidak saling mengerti. Radit mengibaratkan seperti buku Men are from Mars, Women are from Venus. Dan juga ada kisah "Kantong Ajaib" dimana Radit berubah demi cewe yang ditaksirnya namun akhirnya mereka harus putus karena Radit menyadari bahwa dia tidak menjadi dirinya sendiri lagi. Kisah cinta lain ada juga ketika Radit sedang di Australia dan dalam perjalanan menggunakan bus. Dia mengenang pacarnya yang akhirnya harus putus dan ketika bus berhenti, Radit dengan segala pemikirannya akhirnya bisa melupakan pacarnya tersebut.Ada juga kisah mengenai Radit tinggal di rumah orang di luar negeri dan bagaimana dia berhasil menjinakkan anak yang sering mengerjainya. Kisah buku ini diakhiri dengan kisah kucing bernama Neko yang akhirnya hilang setelah sempat dipelihara di rumah-nya.

  • Shatita
    2018-09-25 10:25

    Udah lama gak baca bukunya Radith dan.. lagi mood ngereview buku-bukunya Radith nih.Yah, dibanding buku-bukunya yang lain, yang Cinbro ini paling tipis. Dan karena buku kumcer pertamanya, "lawakannya" mungkin masih belum "tumbuh" kali ya..Bukunya emang gak dalem. Tapi gak sedangkal itu juga. Kontemplatif, thoughtful. Jujur, gue belum pernah baca buku-buku komedi sejenis (dan emang Radith yang pertama nulis buku sejenis itu, yang pertama nulis komedi beginian dari kisah nyata. Plus bahasanya yang sarkastis tanpa rem itu *piss bang!*).Yang bikin speechless itu cerita "Dibalik Jendela", disitu mungkin gak ada lawakannya sama sekali. Tapi deep kok.Dan yang bikin komedi RD itu beda dari humor-humor sejenis yaitu humornya yang dikategorikan 'witty'.Dry humor. Ngerti ga sih? Itu loh, humor yang ditampilkan secara 'serius' dan 'tidak ekspresif' tapi justru itu sisi yang bikin ngakaknya :)

  • Ahmad Ghurril
    2018-09-23 18:17

    Pengaranng: Raditya dikahalaman:150 dan viiipenerbit: GahasMediaTerbit : 2006Buku karya Raditya Dika yang berjudul “cinta Brontosaurus” ini, memiliki 150 halaman. Buku ini menggunakan bahasa yang lucu dan menarik. Buku ini menceritakan pengalaman-pengalaman peribadi penulis (Raditya Dika). Judul buku ini diambil dari judul salah satu pengalaman Raditya Dika yaitu “Cinta Brontosaurus”. Buku ini bisa di bilang lanjutan dari buku karya raditya yang pertama(Kambing jantan), yangisinya sama-sama kumpulan peribadi Raditya dika, cuman berbeda dalam format penulisannya. Kali ini Raditya dika menggunakan format penulisan berbentuk cerpen, kalau dalam buku sebelumnya(kambing Jantan) menggunakan format diary.

  • Nina
    2018-09-09 18:07

    It's a book you'll pick up when you're feeling like you need a laugh.A very good, very loud laugh.I read it because my sister shoved it to my bag when I didn't look. See, my sister has a habit to just shove books to my bag, sometimes, they're crap, but sometimes, they make me laughing on the floor. This book is totally hilarious, and mostly because I have no comparisons :)I haven't read KambingJantan, Radith's first book. I can't wait to read it. My favorites are Revenge of the Bom Bom Car and Satu Sampai Seratus. Radith's car has a way to avenge its 'tortures' from Radith in a way so inexplicably, he even calls it 'mystique'. And how he learned Germany, but turns out he spoke French instead.

  • Raisa
    2018-09-14 15:13

    ([ Artrevoir's Short Review ])Cinta Brontosaurus. Well, aku udah baca buku ini lama banget. Jadi maaf kalo agak-agak lupa ceritanya. Sama seperti buku sebelumnya, Kambingjantan, ceritanya masih tentang kehidupan pribadi Bang Radit yang ditambahkan beberapa sense of humor. /wink/ Oya oya, udah nonton belom filmnya? Aku udah. Hahaha. Dan itu lucu bangettuh filmnya! ~~ Aku ampe beberapa kali ngakak di bioskop sambil megap-megap sesek napas-___- Aku gatau apakah ada persamaan diantara buku atau filmnya. :/ Cocok banget buat bacaan di kala senggang atau suntuk! ~~~Cinta Brontosaurus by Raditya Dika Reviewed 10 Jan 14, 2012's book.

  • Michella Juvenz
    2018-09-03 17:15

    Dika emank gelo,, ini buku yang gw baca pertama dari series bukunya yang laen.. jadinya gw blom baca kambing jantan..Jadi gw kagak tau gaya ceritanya dia (karena ini buku ke 2). Walo gw udah tau kalo buku ini bakal lucu/jayus tapi benernya gw gak expect kalo ada unsur kata2 joroknya (banyak). Tapi karena gw masih muda juga ok2 ajeh cuma rada janggal di mata ajah.Tapi buku ini aselii,, lucu karena sang pengarang nggak tau malu..! Ceritanya terbaca original dan gak terkesan di buat2 jadi nggak kyk baca cerpen tapi kyk dengerin Dika curhat ajah.A good book recommended for you who want to laugh.. ;)

  • Reinna Rachman
    2018-09-15 10:00

    UHUUUUKKK....aku sudah membaca buku ini dan menyadarinya bahwa anak smp seperti saya belum saatnya membaca buku ini... kenapa?Duh banyak kata yang seharusnya disensor.But, buku ini bikin imainasi saya melejit kearah funny things "ugh apa ini?"Saya juga sudah menonton filmnya bersama ayah dan kakak saya dan hasilnya saya menyudutkan dahi saya ke arah bawah karena saya tidak mengerti dan tidak ada hubungannya dengan bukunya yah ada lah tapi tidak terlalu banyak...but, good job lah buat abang Raditya Dika yang bikin buku ngakak seperti ini.

  • Depoy
    2018-09-24 11:10

    Meski sudah lama terbit tapi aq baru sempat baca buku ini pas liburan kemarin.Raditya dika emang naturally lucu n fun. (nggak kayak buku dr.ngocol- yang membuatku menyesal karena telah membacanya. Sebab kelucuannya dipaksakan banget sih + ilustrasi nya rada jijay )meskipun buku Radit yang kedua ini nggak selucu buku pertamanya Kambing jantan.Buku ini sendiri merupakan kumpulan dari cerita lucu yang merupakan keseharian (kebodohan radit) cinta brontosaurus sendiri diambil dari salah satu "judul kecil" yang ada di dalam buku ini

  • Umzee
    2018-08-28 17:18

    Buku kedua radit ini memang buku yang melow tapi dikemas humor. Meskipun mellow tapi tetap saja bisa membuat orang tertawa. Kisahnya tentang cintanya sama Kebo hanya bisa membuat orang yang membacanya geleng-geleng kepala.Tapi bukunya ini juga sedikit menurunkan rate bintang yang saya berikan karena tak seasyik membaca kambing jantannya dulu. Cukup menghibur saat dibaca sebelum tidur karena galauan Radit.Cerita pas part di balik jendela jadi paling favorit. Part yang paling mellow di buku radit yang kedua ini. wuhaaaa *ambil tissue*

  • Elsita F.
    2018-09-16 16:18

    Terlambat banget baru baca bukunya, sebenernya sih lupa-lupa inget di masa lalu udah baca atau belum, tapi berhubung kemaren dihadiahin buku ini dari perpustakaan pribadi seorang teman, akhirnya ya namanya buku harus dibaca.Reviewnya mungkin akan sangat out of date tapi tetap akan aku update karena seterkenal-terkelanya Raditya Dika, di luar sana pasti masih ada orang yang tidak mengenalnya :))Review lengkapnya di http://diarylusuh.blogspot.co.id/2016...

  • Yuniar A. Fithri
    2018-08-26 12:07

    Raditya Dika dengan segala ke-absurdannya. Buku ini sukses bikin aku ngakak karena tingkah konyolnya dan yang paling geli saat diceritakan bapaknya sendiri datang kerumahnya sendiri dikira om-om genit. Beberapa kata dibuku ini lebih vulgar dibandingkan bukunya yang lain, tapi memang menambah kekonyolan. Cinta Brontosaurus lebih bercerita tentang kisah Raditya Dika sejak TK sampai SD. Ada saat dimana ia galau dan melow. Ada saat dimana ia bermain-main nggak jelas. Cocok banget kalau dibaca pas lagi butuh hiburan :)

  • Siska Barendha
    2018-09-02 18:06

    Berhubung gue baca buku Dika dari yang terbaru duluan, jadi buku ini tentu aja belum sebagus 'marmut merah jambu' atau 'manusia setengah salmon' yang telah memiliki tema besar atau benang merah dari setiap ceritanya. Meskipun buku ini bertema random, tapi gue tetap takjub sama keapa-adaannya Dika saat menceritakan ulang pengalaman2 ajaibnya. Bab yang paling gue suka dari buku ini, adalah 'Di Balik Jendela' dan 'Kantong Ajaib'. Gue selalu suka cara Dika mengompilasi kegalauan dengan komedi dan kutipan yang dia buat itu selalu 'nendang' ya..

  • Novarina Simbolon
    2018-09-10 15:02

    Rating itu, kalau lo tanya pendapat gue tentang buku ini dulu.Kalau sekarang memang udah turun ratingnya, tapi kan gue mau menggunakan penilaian gue dulu. Gue suka banget sama buku kedua ini. Gue baca ini duluan baru baca kambing jantan bahkan. Dapet minjem dari temen SMA, dan sampe mampus ketawa-tawa gara-gara ngocol abis bukunya. Habis bukunya abis dibaca, isinya jadi bahan candaan gue dan temen-temen. Kata wajib gue masa lalu: imbisil. Kata yang dapet nemu dari buku ini.